Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Setelah melemah selama 5 minggu terakhir, harga emas akhirnya berhasil menutup minggu dengan positif. Para analis mengatakan bahwa harga emas akan ditentukan oleh hasil pertemuan the Fed untuk memberikan laporan akan data ketenagakerjaan bulan Februari kemarin.
Sentimen Negatif terus menyerang harga emas. Hal ini menunjukan bahwa emas belum siap untuk terus melanjutkan penguatan harganya. Namun, beberapa analis mengatakan bahwa ada potensi bahwa saat ini harga emas mungkin sudah menyentuh harga terendahnya.
Harga emas kembali mengalami pelamahan seiring dengan adanya kenaikan tingkat inflasi dan ini masih merupakan ancaman ekonomi secara globa
Harga emas memasuki area yang cukup berbahaya setelah menembus angka $1.850 per oz. Pergerakan harga ini membuat para pelaku pasar akan mengambil keputusan yang lebih defensif seiring dengan ketidakpastian dari the Fed yang terlus berlanjut.
Tidak dapat di pungkiri bahwa emas sekarang ini sedang berada di kondisi yang kurang baik dan memiliki potensi untuk bergerak melemah, namun para analis mengingatkan para investor untuk tetap tenang dan kembali mengingat bahwa investasi emas merupakan investasi yang bersifat jangka panjang.
Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, pertanyaannya bukanlah, apakah ekonomi secara global akan memasuki fase resesi, namun kapankah kita akan memasuki resesi. Pernyataan in idi sampaikan oleh Haywood Securities.
Menurut Laporan dari World Gold Council, Tahun 2022 merupakan tahun dimana para bank sentral dunia memiliki permintaan tertinggi terhadap emas.
Harga emas terus mengalami tekanan di kisaran $1.900an per oz, namun untuk jangka waktu yang panjang, emas masih memiliki banyak nilai di dalam dunia investasi dan hanya tinggal menunggu waktu bagi emas dan perak untuk melanjutkan penguatannya seiring dengan sentimen para investor untuk memilih emas sebagai instrumen pelindung aset mereka dari resesi tahun ini.
Harga emas yang terkoreksi di bawah $1.900 per oz merupakan awal mula yang baik, namun beberapa analis pasar mengatakan bahwa para investor harus tetap waspada. Terutama karena emas sendiri masih terbilang cukup over priced.