Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita & Artikel

Berita & Artikel

Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.


Emas Turun 2,4% ke $4.539, Perak Anjlok 9% Saat Dolar dan Yield Obligasi Melonjak Berita
Monday, 18 May 2026

Emas Turun 2,4% ke $4.539, Perak Anjlok 9% Saat Dolar dan Yield Obligasi Melonjak

Harga emas spot turun tajam 2,40% ke $4.539/oz di akhir perdagangan Jumat, sementara perak anjlok hampir 9% — keduanya tertekan kombinasi penguatan dolar AS, lonjakan imbal hasil obligasi Treasury, dan kekhawatiran inflasi yang dipicu ketegangan di Selat Hormuz pasca konflik AS-Iran.

Wall Street Pesimis, Emas Uji Level Kritis $4.500 di Tengah Tekanan Inflasi Berita
Sunday, 17 May 2026

Wall Street Pesimis, Emas Uji Level Kritis $4.500 di Tengah Tekanan Inflasi

Pekan lalu menjadi ujian berat bagi emas — harga spot melorot 3,24% dan ditutup di kisaran $4.543 per troy ons akibat data inflasi AS yang lebih panas dari ekspektasi, lonjakan imbal hasil obligasi, dan penguatan dolar yang solid. Menariknya, meski 77% analis Wall Street kini memandang harga akan terus tertekan, mayoritas investor ritel tetap optimis bahwa $4.500 akan jadi lantai yang kuat.

Imbal Hasil Riil Meroket, Momentum Emas dan Perak Terpukul Pekan Ini Berita
Saturday, 16 May 2026

Imbal Hasil Riil Meroket, Momentum Emas dan Perak Terpukul Pekan Ini

Emas turun hampir 4% dan perak terjun sekitar 13% dalam sepekan terakhir—tekanan utama datang dari lonjakan imbal hasil riil obligasi AS yang kian mengikis daya tarik logam mulia sebagai aset simpanan.

Harga Emas Anjlok $47 Akibat Inflasi Panas dan Pertemuan Trump-Xi yang Mengecewakan Berita
Friday, 15 May 2026

Harga Emas Anjlok $47 Akibat Inflasi Panas dan Pertemuan Trump-Xi yang Mengecewakan

Emas mengalami tekanan besar pada Kamis kemarin, turun $47 per troy ounce di tengah data inflasi AS yang panas dan hasil pertemuan Trump-Xi di Beijing yang minim katalis nyata — memicu kekhawatiran bahwa The Fed mungkin justru menaikkan suku bunga, bukan memangkasnya.

Emas Turun Dua Hari Beruntun, Data Inflasi AS Hapus Harapan Pemangkasan Suku Bunga 2026 Berita
Thursday, 14 May 2026

Emas Turun Dua Hari Beruntun, Data Inflasi AS Hapus Harapan Pemangkasan Suku Bunga 2026

Harga emas melemah untuk hari kedua berturut-turut ke sekitar US$4.680 per troy ounce (setara US$150 per gram), setelah dua laporan inflasi Amerika yang lebih panas dari ekspektasi sekaligus menutup peluang pemangkasan suku bunga The Fed di tahun 2026.

Inflasi AS Kembali Panas, Harga Emas Terkoreksi Sementara Perak Menguat Berita
Wednesday, 13 May 2026

Inflasi AS Kembali Panas, Harga Emas Terkoreksi Sementara Perak Menguat

Data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan menekan harga emas pada Selasa malam, sementara perak justru berhasil menguat — sinyal bahwa pasar masih melihat nilai aset logam mulia di tengah tekanan makroekonomi global.

Emas Menguat, Perak Melesat 7% Jelang Data Inflasi AS Berita
Tuesday, 12 May 2026

Emas Menguat, Perak Melesat 7% Jelang Data Inflasi AS

Harga emas spot naik 0,49% ke $4.736,60/oz sementara perak melonjak 7,2% di tengah ketegangan geopolitik Selat Hormuz dan jelang rilis data CPI April AS yang krusial.

Emas & Perak Naik: Data Ekonomi AS Bikin The Fed Serba Salah Berita
Monday, 11 May 2026

Emas & Perak Naik: Data Ekonomi AS Bikin The Fed Serba Salah

Harga emas spot naik 0,65% ke $4.716 per ounce setelah data ekonomi AS menunjukkan sinyal campur aduk — lapangan kerja masih kuat, tapi sentimen konsumen melemah dan ekspektasi inflasi mereda.

Emas Rebound di Atas $4.700: Wall Street dan Main Street Kompak Bullish Minggu Depan Berita
Sunday, 10 May 2026

Emas Rebound di Atas $4.700: Wall Street dan Main Street Kompak Bullish Minggu Depan

Harga emas berhasil pulih dari tekanan awal pekan dan ditutup di atas $4.700 per ounce, didorong harapan de-eskalasi AS-Iran, pelemahan dolar, dan yield yang lebih lunak. Survei mingguan Kitco menunjukkan mayoritas analis dan investor ritel optimistis untuk pekan depan.