Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Indrani De dari FTSE Russell menyatakan bahwa emas tetap menjadi 'jangkar' penting dalam portofolio investasi yang terdiversifikasi di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. Pernyataan ini muncul saat dunia menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik yang kompleks.
Ketidakpastian geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah, menjadi salah satu faktor pendorong pentingnya emas sebagai aset safe haven. Selain itu, transisi menuju kecerdasan buatan (AI) dan energi hijau juga menciptakan dinamika baru dalam pasar komoditas global, termasuk minyak dan logam mulia.
Kekhawatiran akan stagflasi—kombinasi inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat—membuat investor semakin membutuhkan aset pelindung nilai. Emas secara historis terbukti mampu mempertahankan nilainya di tengah tekanan inflasi dan volatilitas pasar.
Menurut De, dalam kondisi transisi ekonomi global yang sedang berlangsung, emas tidak hanya berfungsi sebagai pelindung nilai tetapi juga sebagai penyeimbang portofolio investasi. Diversifikasi dengan memasukkan emas membantu investor mengurangi risiko dan menjaga stabilitas portofolio jangka panjang mereka.
Sumber : KitcoNews