Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945                 Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789

Close

Change Language

Close Language Selection

Cash is King

Cash is King

Harga Emas dunia mengalami penurunan 5% selama seminggu kemarin. Penurunan ini mengakibatkan emas di perdagangkan dibawah harga $ 1.900 per troy ounce. Untuk minggu ini, para analis akan melihat apakah aksi jual akan terus berlanjut.

Apabila harga emas tidak membentuk support yang kuat di angka$ 1.840 per troy ounce minggu ini, maka harga emas akan terus menurun hingga di bawah $ 1.800 per troy ounce sebelum mengakhiri downtrend nya.

Menurut Suki Cooper, Analyst Precious Metal di Standard Charter Group, Harga Emas telah menembus titik support utamanya di harga $ 1.950 /oz dan sedang menguji titik support kedua di kisaran $ 1.840/oz. Jika harga emas berhasil menembus titik support ini, maka harga akan terus turun menguji titik support selanjutnya di angka $ 1.760/oz yang mana harga ini merupakan harga terendah pada awal July 2020. Harga Emas sedang menuju pada titik oversold.

Ketidakpastian dalam pemilu di Amerika, Corona Virus dan pemulihan ekonomi mendorong para investor untuk lebih memilih wait and see dan menyimpan cash. Hal ini mengakibatkan ketidakpastian dalam semua sektor pasar. Baik di pasar modal maupun pergerakan harga emas yang mana emas merupakan aset aman para investor. Para Investor juga khawatir akan gelombang kedua dari wabah Covid-19 ini. 

Ketika semua ketidakpastian ini terjadi, maka cash merupakan pilihan bagi para investor. Hal ini disebabkan dengan memegang cash pada saat-saat seperti ini akan memberikan para investor keleluasaan dalam memilih instrumen investasi yang sedang berpeluang bagus.

 

Sumber : Kitco News