Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Friday, 10 April 2026

State Street Proyeksikan Emas Tembus $5,000 Meski Ada Tekanan Jangka Pendek

State Street Global Advisors memproyeksikan harga emas berpotensi melampaui $5,000 per ons dalam jangka menengah hingga panjang, meskipun saat ini menghadapi beberapa hambatan jangka pendek. Menurut Aakash Doshi dari State Street, fundamental emas tetap kuat didukung oleh berbagai faktor struktural.

 

Beberapa faktor pendorong utama proyeksi bullish ini mencakup kondisi utang federal AS yang terus membengkak berdasarkan data Congressional Budget Office, kebijakan moneter Federal Reserve yang masih akomodatif, serta ketidakpastian geopolitik terutama di Timur Tengah. Faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kenaikan harga emas sebagai aset safe haven.

 

Dalam jangka pendek, emas memang menghadapi tantangan dari penguatan Dolar AS dan ekspektasi pasar terkait suku bunga Fed berdasarkan CME FedWatch Tool. Namun State Street meyakini tekanan ini bersifat sementara dan tidak mengubah tren positif jangka panjang emas.

 

Proyeksi State Street ini sejalan dengan beberapa lembaga keuangan global lainnya yang juga optimis terhadap prospek emas, menjadikan logam mulia ini tetap menarik sebagai instrumen lindung nilai dan diversifikasi portofolio investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang meningkat.

 

Sumber : KitcoNews