Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Analis dari Brookings Institution mengungkapkan pandangan kontroversial bahwa status emas sebagai aset safe-haven (tempat berlindung aman) kini telah 'terganggu' atau 'compromised'. Menurutnya, emas saat ini lebih berperilaku sebagai 'high-beta asset' - yaitu aset dengan volatilitas tinggi yang bergerak lebih ekstrem dibanding pasar secara keseluruhan.
Pernyataan ini muncul di tengah tekanan jual (selloff) yang terjadi pada pasar emas. Kondisi geopolitik, termasuk situasi terkait Iran, turut memengaruhi dinamika harga emas saat ini. Padahal, secara tradisional emas seharusnya menguat saat terjadi ketidakpastian geopolitik.
Perubahan karakteristik emas ini menjadi perhatian penting bagi investor. Jika emas tidak lagi berfungsi optimal sebagai safe-haven, maka strategi diversifikasi portofolio perlu disesuaikan. Investor perlu lebih berhati-hati dalam menempatkan emas sebagai instrumen lindung nilai.
Meski demikian, pandangan ini masih menjadi perdebatan di kalangan analis. Beberapa pihak masih percaya bahwa emas tetap memiliki peran penting sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global, meskipun volatilitasnya meningkat dalam jangka pendek.
Sumber : KitcoNews