Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Wednesday, 03 June 2026

Emas Stabil di Tengah Ketidakpastian Selat Hormuz dan Dolar AS yang Menguat

Harga emas spot hampir tidak bergerak pada penutupan perdagangan Selasa malam, sementara perak justru sedikit tertekan. Meski imbal hasil obligasi AS melemah — yang biasanya jadi angin segar bagi emas — penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah memangkas ruang kenaikan logam mulia. Emas spot tercatat di kisaran $4.488,30 per troy ons (naik tipis 0,07%), sementara perak spot berada di $75,195 per troy ons (naik 0,44%).

Data Ketenagakerjaan AS: Campur Aduk Jelang Laporan Penting

Data job openings bulan April AS melonjak ke 7,6 juta lowongan, naik dari 6,9 juta di bulan Maret — angka tertinggi sejak Mei 2024 dan melampaui konsensus analis di 6,8 juta. Tapi jangan terburu-buru mengartikannya sebagai pasar kerja yang sepenuhnya panas. Angka PHK turun, quits (karyawan yang mengundurkan diri) juga berkurang, begitu pula perekrutan baru — sinyal yang ambigu menjelang rilis laporan ketenagakerjaan Mei hari Jumat ini. Intinya: permintaan tenaga kerja belum ambruk, tapi pengusaha dan pekerja sama-sama masih berhati-hati.

Hormuz: Sumber Utama Ketidakpastian

Selat Hormuz tetap menjadi titik panas geopolitik yang paling diperhatikan pasar. Negosiasi AS-Iran soal pembukaan kembali selat ini belum menunjukkan kemajuan berarti. Data terbaru mencatat hanya 4 kapal yang melintas per hari, dibandingkan rata-rata normal sebelum konflik yang mencapai sekitar 130 kapal per hari. Minyak WTI pun menguat ke $93,76 per barel, Brent di sekitar $96,00.

Bagi emas, situasi ini berdampak dua arah: risiko Hormuz yang belum selesai mendorong minat aset defensif, tapi di sisi lain minyak yang mahal memperkuat dolar AS dan menekan daya beli emas. Menariknya, dampak Hormuz paling terasa di pasar minyak, biaya pengiriman, dan aset terkait energi — bukan di emas secara langsung.

Bursa Saham AS Cetak Rekor, Emas Tertinggal

Wall Street justru bergairah: S&P 500 naik 0,1% ke 7.609,78 (rekor penutupan baru), Nasdaq Composite naik tipis ke 27.093,90 (juga rekor), Dow Jones melonjak 0,4% ke 51.307,79, dan Russell 2000 menguat 0,9% ke 2.931,96. Kekuatan sektor semikonduktor berbasis AI menjadi penopang utama. Yield obligasi 10 tahun AS berada di sekitar 4,5%.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Untuk emas, para bull perlu mendorong harga kembali menembus zona resistensi $4.500–$4.526 agar momentum menguat; target berikutnya ada di $4.550 dan $4.576. Di sisi sebaliknya, support pertama ada di $4.462,50 — jika jebol, level $4.418 dan $4.400 jadi target koreksi berikutnya.

Untuk perak, resistensi kunci ada di zona $75,50–$75,80, dengan target upside di $76,55 dan $77,32. Support pertama di $74,38, lalu $73,25 dan $72,00.


Ingin diversifikasi portofolio dengan emas fisik? Kunjungi anekalogam.co.id atau temui kami langsung di gerai Anekalogam, Mall Artha Gading — tim kami siap membantu Anda memilih produk yang sesuai dengan tujuan investasi.