Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Meski emas terkoreksi dari puncak $5.300/oz akibat aksi jual terkait perang Iran, Chris Mancini — co-portfolio manager Gabelli Gold Fund (GLDAX) — justru membaca ini sebagai sinyal kuat. “Turki dan negara-negara Teluk mungkin ikut jual, apalagi kalau ekspor minyak mereka terganggu dan butuh dana darurat. Mereka punya cadangan emas, dan emas berperan sebagai aset likuid yang penting,” kata Mancini ke Kitco News. Artinya, fungsi emas sebagai sumber likuiditas krisis memang sedang bekerja — baik untuk negara maupun investor ritel.
Yang menarik, Mancini membandingkan emas dengan instrumen utang seperti US Treasury atau obligasi Jerman/Prancis. “Emas adalah aset yang bukan liabilitas siapapun. Beda dengan Treasury — saat beli Treasury, Anda sedang meminjamkan uang ke pemerintah AS. Saat beli emas, Anda benar-benar memilikinya,” jelasnya. Di tengah utang dan defisit AS yang terus membengkak serta lonjakan belanja militer di Eropa dan AS, aset tanpa counterparty-risk seperti emas semakin dicari.
Satu pergeseran jangka panjang yang sering luput: de-dolarisasi cadangan devisa global. Mancini mengingatkan bahwa ketika AS membekukan Treasury milik Rusia pasca invasi Ukraina, efek dominonya masih terasa sampai sekarang. “Kejadian itu mendorong emas dari sekitar $2.000/oz ke $5.000/oz.” Diskusi soal “tatanan dunia baru” juga membuka kemungkinan dolar tidak lagi jadi satu-satunya mata uang cadangan global. “Kalau negara-negara surplus tidak lagi mau terus meminjamkan dananya ke pemerintah AS, emas akan jadi alternatif utama,” tambahnya.
Lalu sampai di mana emas? “Harga sempat di $5.300 lalu terkoreksi karena aksi jual. Tapi setelah situasi stabil dan paradigma baru ini mengakar, emas harusnya bergerak di atas $6.000/oz,” kata Mancini. Selasa (07/04) lalu emas sempat menyentuh $4.607,72/oz sebelum rebound ke $4.653,72/oz — naik tipis 0,10% dalam sesi perdagangan.
Buat investor emas Indonesia, pesan Mancini cukup relevan: sisihkan sebagian portofolio ke aset fisik yang bebas dari risiko pihak ketiga. Anekalogam menyediakan emas batangan bersertifikat dengan harga pasar harian — kunjungi gerai di Mall Artha Gading atau cek katalog di anekalogam.co.id.