Close Menu

Change Language

Close Language Selection
Berita Tuesday, 12 January 2021

Laporan Non Farm Payroll Buruk, Kok Emas Malah Turun?

Investor kembali menjual aset-aset berimbal balik rendah seperti emas, dan mengalihkan investasi mereka ke aset-aset yang lebih beresiko tinggi seperti saham Tesla dan Bitcoin. 

Dikutip dari perbincangan Kitco News dengan Gareth Soloway, Kepala market strategist di The money Stock, Pihak Soloway belum melakukan penjualan investasi emasnya. Menurutnya, bagi para investor yang memang cocok dengan instrumen emas, lebih baik untuk tetap memegang posisi di emas. Yang terjadi sekarang ini adalah sebuah koreksi yang wajar setelah terjadi kenaikan yang sangat tajam pada tahun lalu, sekarang merupakan waktunya untuk berjualan dalam jangka pendek.

Penjualan emas ini kebanyakan dilakukan oleh para investor jangka pendek, dimana mereka bisa mendapatkan kenaikan sebesar 5% per harinya, oleh karena itu mereka mengalihkan investasi mereka dari emas yang pergerakannya terbilang cukup lambat.

Komentar Soloway ini di dasari oleh hasil laporan non farm payroll yang menunjukan bertambahnya tingkat pengangguran sebesar 140.000 pada bulan desember. Angka ini merupakan angka tertinggi sejak awal pandemi ini dimulai. Inflasi juga di prediksi akan turun, tentu hal ini akan berdampak juga bagi harga emas itu sendiri.

 

Sumber : Kitco News