Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas yang berhasil bertahan diatas $1.800 per oz telah membuat para spekulan di pasar mulai condong ke penguatan harga emas dibandingkan penurunan.
Meskipun harga emas sedang mengalami pelemahan minor dan diprediksi akan ditutup negatif pada tahun 2022, emas tetap di pandang akan memasuki 2023 dengan baik. Selain itu para analis juga melihat harga emas dapat mampu menembus angka $2.000 per oz pada tahun depan.
Tingkat inflasi yang mulai mereda telah membantu harga emas untuk menguat dengan cukup signifikan.
Emas merupakan instrumen investasi yang lebih baik dibandingkan Bitcoin dalam hal diversifikasi portfolio dan berpotensi akan memiliki peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan Bitcoin di masa depan. Hal ini diungkapkan oleh Goldman Sachs.
Deutcshe Bank, institusi perbankan di Jerman mengatakan bahwa mereka menginginkan untuk kembali bergabung dengan London Bullion Market Association.
Harga emas masih berada pada kondisi yang tidak baik dan masih memungkinkan bagi harga emas untuk terus melemah, namun outlook jangka panjang bagi emas masih memiliki proyeksi yang cukup baik karena the Fed mulai berangsur mengubah kebijakannya dari pengetatan kebijakan menjadi pelonggaran pada tahun depan.
Para investor yang berinvestasi pada logam mulia seperti emas dan perak harus menerima kenyataan bahwa di awal tahun 2023 nanti emas dan perak masih akan mengalami kesulitan untuk menguat. Hal ini disampaikan oleh outlook dari Bank of America untuk proyeksi tahun 2023.
Beberapa perusahaan pertambangan besar di Ghana akan diwajibkan untuk menjual 20% dari emas mereka ke bank sentral Ghana mulai 1 Januari 2023. Hal ini merupakan bagian dari rencana besar Ghana untuk menukar emas dengan gas bumi / bahan bakar.
Emas dan Perak tidak mengalami perubahan harga yang signifikan pada perdagangan hari ini. Para pelaku pasar masih tidak dapat menentukan apa yang akan terjadi kedepannya setelah adanya ketegangan di China akibat demonstrasi besar-besaran yang melibatkan zero covid policy mereka.