Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Harga emas spot menguat tipis ke kisaran $4.736,60 per ounce (sekitar Rp2,4 juta per gram) pada perdagangan Senin malam, naik 0,49%. Tapi yang mencuri perhatian justru perak — harganya melonjak 7,2% ke $85,99/oz. Para trader sedang menimbang data pasar tenaga kerja AS pekan lalu versus harga minyak yang makin panas dan yield obligasi yang naik.
Ketegangan AS-Iran kembali memanas setelah Presiden Trump menolak proposal gencatan senjata terbaru dari Tehran dan menyebut kesepakatan damai “sudah sekarat.” Selat Hormuz — jalur pengiriman minyak paling vital di dunia — masih ditutup, membuat harga minyak WTI menetap di $98,07/barel dan Brent di $104,21/barel.
Buat emas, dampaknya dua arah: ketegangan geopolitik memang mendukung permintaan safe-haven, tapi naiknya harga minyak justru menambah risiko inflasi — dan itu bisa menekan emas lewat jalur suku bunga riil.
Ujian besar berikutnya adalah laporan CPI (inflasi konsumen) April AS yang rilis Selasa pukul 19:30 WIB, disusul PPI (inflasi produsen) hari Rabu dan data harga impor-ekspor hari Kamis. Kalau angka inflasi lebih panas dari perkiraan, tekanan pada emas bisa bertambah karena pasar akan memperkirakan suku bunga tetap tinggi lebih lama. Sebaliknya, data inflasi yang lebih dingin akan menghidupkan kembali daya tarik defensif emas.
Di sisi data perumahan, penjualan rumah existing April naik tipis 0,2% ke 4,02 juta unit per tahun — di bawah ekspektasi. Harga median rumah existing mencapai $417.700.
Yield obligasi 10 tahun AS berada di area 4,4%, sementara dolar AS juga menguat. Kombinasi ini kurang bersahabat untuk emas yang tidak memberi imbal hasil. Tapi perak punya narasi berbeda — permintaan industri yang ketat dan pasokan fisik yang terbatas terus menopang momentumnya.
Emas: Resistance pertama di $4.769 (rata-rata pergerakan 50 hari), lalu $4.860-$4.880. Support di $4.680-$4.660. Para pembeli perlu menembus MA-50 untuk membuka ruang kenaikan lebih lanjut.
Perak: Resistance di $85-$86, dengan target selanjutnya $95-$96 dan level psikologis $100. Support di $79-$78.
Dengan data inflasi yang akan dirilis sepanjang pekan ini, volatilitas di pasar logam mulia diprediksi tetap tinggi. Pantau terus perkembangan harga emas dan perak terkini di anekalogam.co.id.