Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Harga emas mendapatkan momentum penguatan baru setelah para investor lega dengan hasil dari CPI sejalan dengan ekspektasi para analis.
Para pelaku pasar di harapkan untuk waspada akan tingginya volatilitas di pasar emas dalam beberapa pekan kedepan. Hal ini disebabkan oleh ketidaktegasan dari the Fed yang mendorong kerentanan bagi harga emas dalam jangka pendek.
Emas sekarang ini sedang memasuki fase konsolidasi dan hal ini memberikan kesempatan bagi para investor untuk terus menambah posisi investasi emas mereka. Hal ini di ungkapkan oleh salah satu pengelola keuangan.
Harga emas terjebak di range harga $2.300an setelah para pelaku pasar melakukan aksi profit taking dalam jangka waktu pendek. Menurut para analis, para investor emas memerlukan kejelasan dari the Fed mengenai pemotongan suku bunga yang sepertinya tidak akan terjadi pada musim panas ini.
Harga emas menguat setelah Federal Reserve tidak melakukan perubahan apa-apa terhadap suku bunga.
Harga emas mengalami pelemahan sebanyak $2.1 atau melemah 0.9% dan menjadi diperdagangkan di angka $2347.5 per oz. Pelamahan ini bisa menjadi lebih buruk apabila indeks US Dollar menguat. Index Dollar sendiri mengalami pelemahan sebesar -0.26% dan membuat index dollar berada pada angka 105.525. Dengan kondisi index Dollar yang netral ini maka emas bisa mengalami pelemahan lebih lanjut.
Harga emas mengalami penguatan signifikan pada perdagangan hari ini. Emas sempat menguat hingga berhasil menyentuh angka $2.414.8 per oz dan menutup perdagangan pada harga $2.407.8.
Harga emas mengalami pelemahan pada perdagangan hari Senin. Beberapa Aset investasi mengalami ketidakpastian setelah ketegangan geopolitik pada timur tengah. Diketahui bahwa ada wacana bahwa konflik Israel dan Iran tidak akan di eskalasi, dan hal ini membuat harga emas melemah tipis.
Meskipun harga emas sekarang ini sedang mengalami konsolidasi, namun penguatan emas dan logam mulia lainnya baru saja akan dimulai. Hal ini di ungkapkan para analis di BMO Capital Markets.