Untuk Info LM: (021) 4586-3943, (021) 4586-3945
Untuk Info Valas: (021) 4586-3788, (021) 4586-3789
Kami membagikan berita-berita terkait logam mulia dan valas secara berkala. Informasi yang kami berikan berasal dari sumber terpercaya sesuai dengan keadaan dan perkembangan tentang logam mulia dan valas terkini.
Gubernur Ukraina, Kateryna Rozhkova mengkonfirmasi bahwa Ukraina telah menjual sekitar cadangan emas mereka sebanyak 12juta US Dollar sejak perang Ukraina-Russia terjadi.
Harga emas melemah pada perdagangan hari ini. Pelemahan ini terjadi karena tekanan dari meningkatnya inflasi AS yang membuat The Fed dapat lebih agresif menaikkan suku bunga.
Harga emas mendekati level terendah selama sembilan bulan terakhir pada perdagangan hari ini. Penguatan mata uang US Dollar menjadi penyebab melemahnya harga emas yang signifikan ini.
Harga emas dibuka menguat pada perdagangan Jumat setelah mata uang dolar turun dari puncaknya dua dekade terakhir.
Harga emas diprediksi melemah pada perdagangan hari ini di tengah optimistisnya data factory orders di Amerika Serikat.
Harga emas bisa terkoreksi hingga berada di bawah angka $1.800an per oz seiring dengan sentimen negatif yang berada di para pelaku pasar.
Harga emas terjebak di antara kebijakan agresif dari the Fed dan menigkatnya tingkat inflasi. Hal ini dapat membuat harga emas stagnan selama 2022 ini.
Testimoni Jerome Powell, Direktur the Fed menunjukan bahwa kondisi ekonomi akan mengalami pelemahan secara besar-besaran dengan adanya pelemahan tingkat GDP ditambah dengan terus meningkatnya suku bunga akan memperparah kondisi ekonomi kedepannya.
Harga emas cenderung tidak bergerak terlalu jauh dan memasuki fase konsolidasi selama beberapa bulan terakhir.